Filosofi Organisasi

Tangguh,
Solid,
Dinamis,
Luwes,
Cair

Puspresnas adalah "bahtera Nuh", yang membawa "nurtah" kebaikan kehidupan masa depan bangsa, benih dan akar yang akan menopang tumbuh kokohnya pokok (pohon) karakter bangsa atau (character building). Tapi, Character Building dalam konteks Puspresnas bukanlah "bangunan" semata¬mata yang merujuk pada material mati (tembok, beton,dll), tapi lebih sebagai metaFora kokoh

Sebagai bahtera, Pusprenas adalah harus tangguh, solid, kreatiF, dan dinamik, berorientasi pada pencapa¬ian tujuan yang bermakna

Sebagai `Pohaci untuk Ibu Pertiwi', Puspresnas adalah harus peka, penuh pengasuhan, bijak membimbing, mendewasakan, memberi keteladanan, memberi kemudahan dan memajukan (semangat laer aisan tur pinuh ku pangjeujeuh-basa Sunda) sehingga lahir anak-anak bangsa yang bermanFaat dan penuh makna

Semangat mengasuh KERUMUNAN potensi bakat-prestasi, untuk dikembangkan menjadi BARISAN sehingga melahirkan PASUKAN keunggulan.

Ruh pengasuhan dan semangat memajukan itu didukung oleh semangat untuk membangkitkan gotong royong, kepedulian bersama, dan keteladanan rindangnya pokok (bahasa melayu-pohon), yang 'pokok' dari upaya mewujudkan cita-cita para pendiri bangsa.

Yang "akar" dalam tumbuh sebagai nation-state yang Sebagai 'bahtera/perahu' yang membawa benih-benih keunggulan dia harus tangguh, solid, tapi harus "aero-water dynamic".

Sebagai 'pohaci' yang mengabdi pada Ibu Pertiwi, dia harus lentur-bijak-peduli, mengasuh, mendewa¬sakan, melindungi dan mengembang-hidupkan (laeraisan-bahasa Sunda). Harus memiliki kepekaan dalam mengenali potensi keunggulan anak-bangsa yang masih seperti KERUMUNAN untuk diasuh menjadi BARISAN, dan ditumbuhkembangkan menjadi BALA PASUKAN keunggulan bangsa.

Sebagai 'benih-akar-pohon', dia harus kokoh menjulang meneduhkan karena ditopang oleh tajamnya akar yang merambah menjalar ke segala penjuru tanah, ke segala sumber air kesuburan. Sebagai 'akar', dia harus bisa menyerap-satukan potensi benih-benih yang bertebaran menjadi pohon yang kekar menjulang pada mana manfaat buah dan bunga harus bisa dipetik oleh semua demi kesejahter-an dan keunggulan bangsa.

memiliki potensi sumber daya maha luas maha lengkap, yang "batang" dan "ranting" dalam menopang pertumbuhan pembangunan di segala bidang (bakat, minat, kecerdasan), yang "daun" dalam menerima sinar matahari peradaban yang berkelanju¬tan, yang "bunga" dan "buah" untuk menjadi rahmat sekalian alam.

Berbagai warna warni bakat dan minat anak-anak bangsa kondisinya sekarang masih berserakan, menyebar dan mengalir sporadis seperti air ke arah yang tidak bisa kita ketahui, mengaliri tanah-tanah yang entah di mana, menghijaukan pohon-pohon negeri-negeri entah siapa. Maka sebagai "akar", Puspresnas harus menyedot- pusatkan (kanalisasi) semua potensi kekuatan keunggulan kecerdasan anak-bangsa menjadi benih-benih tanaman untuk kemegahan bangsa yang rindang dan meneduhkan

Puspresnas itu mengakar 'pohon' rindang menjulang di tengah alam yang 'gersang', memberi hijau, teduh, manis-segar buah, dan indah bunga.